Pilkada, Jakarta -  Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berenang menyeberangi laut dari Pulau Panggang ke Pulau Pramuka. Aksi ini dilakukan untuk memenuhi nazar yang pernah dia ucapkan beberapa bulan lalu.  Ia berjanji akan berlari di lima wilayah DKI Jakarta dan berenang di Kepulauan Seribu jika ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017.

Cuaca cerah saat Sandiaga terjun ke laut untuk memenuhi nazarnya. Gelombang pun terlihat sangat bersahabat. Akan tetapi ketika Sandiaga berada di tengah-tengah Pulau Panggang dan Pulau Pramuka, arus laut berubah seketika. Gelombangpun semakin tinggi.

Kondisi itu membuat Sandiaga mengubah gaya renangnya dari gaya katak menjadi gaya bebas. Ayunan tangan dan kakinya juga digerakan lebih cepat agar bisa segera sampai di daratan.

Setibanya ia di Pulau Pramuka, Sandiaga langsung bersujud, di pinggir pantai. "Cium tanah dulu," kata Sandiaga, saat dirinya berada di bibir pantai Pulau Pramuka, Sabtu 21 Januari 2017.

Sandiaga dan rombongannya melakukan renang terbuka dalam dua sesi yang berbeda, pertama ia menyeberangi Pulau Karya ke Pulau Panggang. Saat menyeberangi pulau ia didampingi para nelayan Pulau Panggang. Sandiaga beserta para relawan dan nelayan menyeberangi dua pulau yang berjarak sekitar 100 meter itu dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

Walaupun hujan rintik turun dan arus semakin kencang, warga Pulau Panggang tampak antusias menyaksikan aksi Sandi dan rombongan. Mereka tampak memadati dermaga sambil memberikan tepuk tangan dan teriakan penyemangat selama aksi berlangsung.

Perubahan cuaca saat Sandiaga beraksi disebabkan oleh angin muson barat yang berlangsung dari Oktober hingga April nanti, musim tersebut turut membawa cuaca tidak menentu di Kepulauan Seribu. Teriknya matahari seketika berubah, Sandiaga beserta relawan dan penduduk yang tengah berenang pun diterjang gelombang tinggi dan hujan.

CHITRA PARAMAESTI